oleh

Kepulauan Babel : DPD PWRI Usulkan Beberapa Poin Dalam Diskusi Politik Kesbangpol Pangkalpinang

PANGKAL PINANG- JK. Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang gelar diskusi Politik yang bertajuk “Revisi Undang-Undang Pemilu dalam perspektif lokal di Kota Pangkalpinang”. Bertempat di Lantai 2 Sun Hotel Pangkalpinang. Kamis (04/03/2021).

Ari Juliansyah, dari Unsur Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Pangkalpinang mengusulkan beberapa poin penting terkait Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang. Dalam tanggapannya, ia meminta pengalaman Pemilu 2019 dan 2020 menjadi pelajaran berharga sebagai bentuk evaluasi bersama.

“Tahun 2019, saya pernah menjadi penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan yang mana pada saat itu 5 (Lima) Kota suara sekaligus. Kita membutuhkan waktu hampir 3 (tiga) pekan untuk menyelesaikan Pleno Tingkat Kecamatan, dari malam ke siang, dari siang ke malam. Belum lagi protes-protes terkait salinan C1 yang banyak berbeda dengan C1 Hologram dan Plano akibat pekerjaan berlebihan, di luar kemampuan manusia terutama di TPS”, kata Ari.

 

Dia juga menambahkan bahwa, pada sebagian besar penyelenggara mulai dari KPPS memiliki niat untuk berbuat kepada Bangsa ini, ia meminta agar rasa ingin berbuat itu tidak menjadi dalih untuk mengeksploitasi tenaga dan pikiran mereka secara berlebihan. Ari juga menyebut, banyak perbedaan teknis tetapi istilahnya sama yang terdapat dalam Pilpres/Pilleg dengan Pilkada.

“DPTb di Pilpres Pilleg 2019 berbeda teknisnya dengan DPTb pada Pilkada 2020, padahal istilahnya sama yakni Daftar Pemilih Tambahan. Ini salah satu faktor mengapa pemahaman di masyarakat mengalami kesulitan memaknai istilah-istilah tentang Pemilu yang berkaitan data Pemilih. Jika Pemilu dilaksanakan bersamaan di tahun 2024 maka permasalahan tersebut dapat terintegrasi”, pungkasnya.

Salah satu Pemuda yang konsen di dunia pergerakan ini kembali menuturkan, ia berharap 7 Kotak Suara tidak dilaksanakan sekaligus dalam satu hari, jika memang Pemilu tetap dilaksanakan secara bersamaan di tahun 2024.

Ia mengusulkan agar pelaksanaannya boleh di tahun yang sama, namun di bulan yang berbeda. Pemilihan Presiden, DPR dan DPD RI di laksanakan bersamaan di susul Pemilihan Gubernur dan DPRD Provinsi, kemudian Pilbup/Pilwako dan DPRD Kabupaten/Kota.

Beberapa narasumber ternama menghiasi Panggung Diskusi Politik kali ini, seperti Bambang Pati Jaya Komisi II DPR RI, Guid Cardi Anggota KPU Bangka Belitung, Anggo Rudi Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang dan narasumber Nasional Titi Anggraini Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Diawal acara, tim Kesbangpol Kota Pangkalpinang memberikan kejutan Hari Ulang Tahun Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) yang ke-46 tahun. Dilanjutkan dengan Pemotongan Kue dan ucapan selamat dari semua hadirin yang hadir.

Diketahui, Ari Juliansyah di sebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Bakal Calon Ketua PWRI Kota Pangkalpinang pada Pemilihan tahun 2021. (FR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed